Hasil F1 GP Monaco 2026: Kimi Antonelli Juara di Tengah Badai Penalti dan Red Flag

Source: Bein Sports

MONTE CARLO – Balapan legendaris Formula 1 Grand Prix Monaco 2026 yang berlangsung di sirkuit jalan raya Monte Carlo berakhir dengan drama tingkat tinggi. Pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, sukses mengunci kemenangan kelimanya secara beruntun musim ini setelah melewati balapan penuh kekacauan yang diwarnai red flag, tabrakan, hingga badai penalti.

Sementara itu, posisi kedua berhasil diamankan oleh sang veteran Lewis Hamilton yang mengemudikan Ferrari, disusul oleh pembalap muda Red Bull Racing, Isack Hadjar, yang secara mengejutkan berhasil mengklaim podium ketiga.

Petaka Putaran Pertama bagi Max Verstappen

Drama langsung tersaji bahkan sebelum balapan benar-benar dimulai. Max Verstappen, yang memulai balapan dari baris terdepan dan menjadi salah satu favorit pemenang, mengalami kegagalan teknis yang fatal. Sistem anti-stall pada jet darat Red Bull miliknya mendadak aktif saat lampu start padam, membuat mobilnya kehilangan tenaga dan mogok di grid.

Meski sempat mencoba melaju perlahan, juara dunia bertahan tersebut terpaksa menyudahi balapannya di lap pertama. Kegagalan ini membuka jalan lebar bagi Antonelli untuk langsung memimpin jalannya balapan sejak tikungan pertama.

Banjir Penalti dan Kegagalan Mekanis

Monaco yang sempit selalu menuntut kesempurnaan, namun GP edisi 2026 ini justru diwarnai banyak kesalahan fatal dari para pembalap dan kru tim:

  • George Russell (Mercedes): Mengalami hari yang sangat buruk setelah dijatuhi penalti 5 detik akibat mengebut di pit lane. Kesalahan komunikasi membuat tim Mercedes gagal melayani penalti tersebut dengan benar saat pit stop, memaksa pengawas balapan menjatuhkan hukuman tambahan berupa drive-through penalty yang melempar Russell keluar dari zona poin.
  • Lando Norris (McLaren): Harus mengakhiri balapan lebih cepat akibat masalah pada sistem baterai mobilnya, melengkapi akhir pekan buruk bagi McLaren setelah Norris juga didera masalah mekanis sejak sesi latihan bebas.
  • Pierre Gasly (Alpine): Mengoleksi dua penalti 5 detik berturut-turut karena berbagai pelanggaran di lintasan, membuatnya kehilangan posisi finis yang menguntungkan.

Hancurnya Impian Tuan Rumah di Lap 66

Balapan sempat dinetralkan oleh Safety Car pada lap 60 menyusul insiden Lance Stroll yang menabrak dinding pembatas di tikungan Anthony Noghès akibat kehilangan daya cengkeram di area marbles (serpihan karet ban).

Namun, petaka terbesar terjadi pada lap 66 pasca-periode Safety Car berakhir. Pembalap tuan rumah, Charles Leclerc, yang saat itu tengah bertarung ketat demi mengamankan podium, kehilangan kendali atas Ferrari-nya di tikungan terakhir. Ban yang masih dingin dipadukan dengan kondisi aspal trek yang mulai rusak membuat mobil Leclerc melintir dan menghantam pembatas dengan keras.

Insiden ini memaksa bendera merah (Red Flag) dikibarkan, dan balapan pun dihentikan sementara demi membersihkan puing-puing mobil dan memperbaiki pembatas trek.

Restart Dramatis dan Hasil Akhir

Setelah penundaan yang cukup panjang, balapan kembali dilanjutkan melalui prosedur standing start untuk menyelesaikan sisa lap. Antonelli tampil sangat tenang dan berhasil meredam agresi Lewis Hamilton di tikungan pertama.

Kekacauan sempat kembali pecah di barisan tengah ketika Nico Hulkenberg mencoba memaksa masuk di tikungan hairpin yang sempit dan menyenggol Carlos Sainz Jr. Akibatnya, Hulkenberg diganjar penalti waktu 10 s. Di sisi lain, Sergio Perez yang kini membela Cadillac Racing sempat menyentuh garis finis di P10. Namun, penalti pasca-balapan akibat pelanggaran posisi grid saat restart membatalkan poin perdana Cadillac, membuat posisi P10 jatuh ke tangan Fernando Alonso.

Berikut adalah hasil posisi lima besar F1 GP Monaco 2026:

  1. Kimi Antonelli (Mercedes)
  2. Lewis Hamilton (Ferrari)
  3. Isack Hadjar (Red Bull Racing)
  4. Oscar Piastri (McLaren)
  5. Liam Lawson (Racing Bulls)
"Mobil hari ini benar-benar seperti monster, luar biasa hebat. Balapan di Monaco selalu menegangkan, terutama pada beberapa lap terakhir setelah bendera merah. Kemenangan ini sangat berarti bagi saya," ujar Antonelli lewat radio tim sesaat setelah menyentuh garis finis.

Dengan hasil ini, Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen sementara, sementara bagi Isack Hadjar, hasil di Monaco menjadi torehan sejarah tersendiri sebagai podium keduanya sepanjang karier di Formula 1.

Posting Komentar

0 Komentar