Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir Musim 2026!

Kabar mengejutkan datang dari panggung MotoGP. Pabrikan Borgo Panigale, Ducati Corse, secara resmi mengonfirmasi akan berpisah dengan pembalap andalan mereka, Francesco "Pecco" Bagnaia, setelah musim kompetisi MotoGP 2026 berakhir. Keputusan besar ini sekaligus mengakhiri kemitraan emas yang telah terjalin selama delapan musim sejak debut kelas utama sang pembalap pada 2019 silam.
General Manager Ducati Corse, Luigi "Gigi" Dall'Igna, menyampaikan apresiasi emosional yang mendalam atas dedikasi luar biasa murid Valentino Rossi tersebut. "Terima kasih atas kerja keras seluruh tim, teknologi, dan terutama bakat Pecco yang telah membawa Ducati merah kembali ke puncak tertinggi. Pecco akan selamanya menjadi juara dalam sejarah Borgo Panigale," ungkap Dall'Igna dikutip dari laporan Kompas Otomotif.
Berlabuh ke Aprilia untuk Era Baru 2027
Pasca-pengumuman mengejutkan ini, Bagnaia dilaporkan telah mencapai kesepakatan jangka panjang untuk bergabung dengan Aprilia Racing mulai musim 2027. Bersama tim Noale, juara dunia dua kali ini diproyeksikan menggantikan Jorge Martin dan akan bertandem dengan rekan senegaranya, Marco Bezzecchi.
Langkah ini diambil Bagnaia menyusul dinamika internal tim Ducati yang berubah drastis sejak kedatangan Marc Marquez ke tim pabrikan. Perubahan regulasi mesin baru menjadi 850cc pada musim 2027 juga disinyalir menjadi momentum krusial bagi Bagnaia untuk mencari tantangan baru bersama Aprilia.
Pedro Acosta Resmi Naik Kasta ke Tim Merah
Tidak butuh waktu lama bagi Ducati untuk mengamankan suksesor kursi panas yang ditinggalkan Pecco. Di hari yang sama, Ducati Corse mengumumkan bahwa rider muda sensasional KTM, Pedro Acosta, resmi dikontrak selama dua tahun (2027–2028) untuk mengisi skuad utama. Pembalap berjuluk The Shark of Mazarron ini akan membentuk duet maut bersama Marc Marquez yang sebelumnya telah memperpanjang kontrak hingga 2028.
"Pedro mewakili kandidat paling ideal untuk masa depan tim. Selain memiliki talenta yang tidak perlu diragukan, ia menunjukkan kematangan yang luar biasa di kelas MotoGP," tambah Dall'Igna melalui rilis resmi di situs MotoGP.
Akhir dari Kemitraan Emas
Meski performanya di paruh pertama musim 2026 ini sempat keteteran dan terjebak di peringkat ke-7 klasemen sementara, statistik Bagnaia selama menunggangi Ducati Desmosedici menempatkannya sebagai salah satu legenda terbesar pabrikan Italia tersebut.
  • 2 Gelar Juara Dunia (MotoGP Musim 2022 & 2023)
  • 31 Kemenangan Seri di kelas utama
  • 62 Podium sepanjang karier bersama tim
  • 28 Kali Pole Position
Bagnaia dipastikan tetap akan tampil profesional menghabiskan sisa kontraknya hingga balapan pamungkas musim 2026 sebelum resmi menyeberang ke kubu rival.

Posting Komentar

0 Komentar