Sesi Sprint: Pesta Tim Papaya
Lando Norris menunjukkan mengapa McLaren saat ini menjadi ancaman serius bagi papan atas. Memulai balapan dengan sempurna, Norris memimpin rekan setimnya, Oscar Piastri, untuk mengamankan posisi 1-2 bagi McLaren.
Sesi ini diwarnai oleh kesulitan bagi pemimpin klasemen, Kimi Antonelli. Pembalap remaja tersebut mengalami bog down saat start yang membuatnya melorot ke posisi empat. Nasib buruknya bertambah setelah ia dijatuhi penalti 5 detik, yang memberikan jalan bagi George Russell dan Max Verstappen untuk naik di klasemen Sprint.
Pertarungan sengit juga terjadi antara veteran Lewis Hamilton dan Max Verstappen. Keduanya sempat bersenggolan di Tikungan 11, memaksa Verstappen melebar sebelum akhirnya sang juara bertahan mampu kembali menyalip Hamilton secara bersih untuk mengamankan poin penting.
Balapan Utama: Kebangkitan Sang Fenomena
Jika hari Sabtu milik McLaren, hari Minggu menjadi panggung pembuktian bagi Kimi Antonelli. Namun, jalan menuju podium tertinggi tidaklah mudah.
Balapan dimulai dengan kejutan besar saat Max Verstappen kehilangan kendali atas jet daratnya dan mengalami spin di Tikungan 2 pada lap pembuka. Insiden ini memicu efek domino di barisan belakang, menyebabkan kontak antara Lewis Hamilton dan pembalap Williams, Franco Colapinto.
Ketegangan memuncak saat Isack Hadjar menabrak dinding pembatas dengan keras yang menghancurkan suspensi mobilnya, disaat yang bersamaan, drama kembali terjadi ketika Liam Lawson bersenggolan dengan Pierre Gasly. Benturan tersebut menyebabkan mobil Alpine milik Gasly terbalik di lintasan, meski beruntung pembalap asal Prancis tersebut dapat keluar tanpa cedera serius. Safety Car Pun Dikerahkan.
Lando Norris sempat memimpin balapan melalui strategi ban yang bertahan lama (long stint). Namun, keunggulan kecepatan Mercedes milik Antonelli tidak terbendung. Melalui manuver agresif namun presisi di Tikungan 11, Antonelli berhasil merebut posisi pertama dari Norris.
Drama belum berakhir hingga lap terakhir. Charles Leclerc, yang berada di jalur podium, mengalami spin fatal saat mendekati akhir balapan. Meski mampu kembali ke lintasan, ia harus rela melorot ke posisi keenam, memberikan podium terakhir kepada Oscar Piastri.
Kemenangan ini menandai rekor luar biasa bagi Kimi Antonelli. Di usia 19 tahun, ia berhasil memenangkan tiga Grand Prix secara berturut-turut di awal musim 2026.
Hasil Lengkap Race F1 Miami 2026 Top 5:
- Kimi Antonelli (Mercedes AMG Petronas F1 Team)
- Lando Norris (McLaren Mastercard F1 Team)
- Oscar Piastri (McLaren Mastercard F1 Team)
- George Russell (Mercedes AMG Petronas F1 Team)
- Max Verstappen (Oracle Red Bull Racing Ford RBPT)



0 Komentar