Suasana Haru Selimuti Penjemputan 3 Jenazah Prajurit TNI UNIFIL di Bandara Soekarno-Hatta



TANGERANG – Isak tangis dan penghormatan militer menyambut kedatangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Pesawat Turkish Airlines TK 056 yang membawa peti jenazah para syuhada bangsa tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026) sore sekitar pukul 17.57 WIB.
Ketiga prajurit yang berpulang adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Mereka gugur saat menjalankan mandat perdamaian dunia di wilayah konflik Lebanon akhir Maret lalu.

Setibanya di Cargo Jenazah Terminal 3, peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih langsung disambut dengan upacara penghormatan militer. Prosesi persemayaman ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir secara langsung kepada para prajurit yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional tersebut. Suasana di ruang persemayaman terasa sangat khidmat, dihadiri oleh jajaran petinggi TNI serta keluarga inti korban yang tak kuasa menahan kesedihan.

Dalam sambutannya, pihak TNI menyatakan bahwa ketiga prajurit tersebut diberikan kenaikan pangkat luar biasa (anumerta) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian tertinggi mereka di daerah misi. Sebelumnya, pada 2 April, pihak UNIFIL juga telah memberikan medali penghargaan PBB dalam upacara pelepasan di Beirut, Lebanon.

Setelah prosesi persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta selesai, jenazah akan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer:
Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar akan diterbangkan ke Bandung, Jawa Barat.
Praka Farizal Rhomadhon akan dipulangkan ke Kulon Progo, Yogyakarta.
Sertu Muhammad Nur Ikhwan akan menuju lokasi pemakaman yang telah disiapkan pihak keluarga.

Negara berduka atas hilangnya putra-putra terbaiknya, namun semangat perdamaian yang mereka bawa akan tetap menjadi warisan bagi kontingen Garuda yang masih bertugas di Lebanon.

(Penulis: Admin)

Posting Komentar

0 Komentar