MISANO ADRIATICO – Ducati resmi mencuri perhatian dunia balap dengan meluncurkan prototipe terbaru mereka, Desmosedici GP27, dalam sesi uji coba tertutup di Sirkuit Misano, Italia (13-14 April 2026). Motor ini merupakan jawaban nyata pertama dari pabrikan Borgo Panigale terhadap regulasi teknis MotoGP yang akan diberlakukan mulai musim 2027.
Gebrakan Mesin 850cc
Berbeda dengan spesifikasi 1.000cc yang digunakan saat ini, GP27 mengusung mesin 850cc. Penurunan kapasitas ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan pembalap dengan menekan kecepatan puncak (top speed) yang kian ekstrem. Meski kapasitas mesin mengecil, suara raungan mesin GP27 di lintasan Misano dilaporkan tetap gahar dan kompetitif.
Sosok di Balik Kemudi
Pembalap penguji veteran Ducati, Michele Pirro, menjadi orang pertama yang menjajal performa motor masa depan tersebut. Kabar menarik juga datang dari paddock Ducati yang berencana menurunkan bintang World Superbike (WSBK), Nicolo Bulega, untuk memberikan masukan tambahan pada pengujian lanjutan di bulan Juni mendatang.
Evolusi Desain dan Ban Baru
Secara visual, GP27 tampil lebih ramping dan langsing. Hal ini merupakan dampak dari regulasi aerodinamika baru yang memangkas lebar fairing hingga 5 cm untuk mengurangi efek dirty air saat aksi salip-menyalip. Selain itu, tes ini menjadi momen krusial bagi Ducati untuk beradaptasi dengan ban Pirelli, yang akan menggantikan Michelin sebagai pemasok tunggal MotoGP mulai 2027.
Tanpa 'Gadget' Canggih
Salah satu perubahan paling mencolok pada GP27 adalah absennya perangkat Ride Height Device (RHD) atau alat pengatur ketinggian motor. Dengan dilarangnya teknologi ini di tahun 2027, Ducati kini berfokus mengoptimalkan keseimbangan mekanis dan kendali murni dari tangan pembalap.
"Ini adalah lembaran baru bagi Ducati. GP27 bukan sekadar evolusi, melainkan revolusi untuk memastikan kami tetap menjadi standar di grid MotoGP," ungkap perwakilan tim di sela-sela pengujian.
Kehadiran GP27 di Misano mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing bahwa sang juara bertahan tidak ingin kehilangan momentum dalam menyongsong era baru balap motor kelas dunia.

0 Komentar