Bintang baru World Superbike (WSBK), Nicolo Bulega, mengirimkan pesan tegas kepada Ducati menjelang seri Belanda di Sirkuit Assen (April 2026). Meski tampil dominan di awal musim 2026, masa depan pembalap asal Italia ini di kelas utama MotoGP musim 2027 masih menyisakan tanda tanya besar.
Meskipun Bulega saat ini memimpin klasemen WorldSBK 2026 dengan catatan impresif enam kemenangan beruntun, manajernya, Alberto Martinelli, mengungkapkan fakta mengejutkan. Hingga pertengahan April 2026, pihak Bulega mengaku belum menerima tawaran tertulis apa pun dari tim MotoGP untuk musim 2027.
"Hingga hari ini, kami belum menerima proposal konkret. Kami sedang menunggu langkah selanjutnya dari Ducati," ujar Martinelli dalam wawancara terbaru.
Bulega secara terbuka menyatakan bahwa Ducati tetap menjadi prioritas utamanya untuk naik kelas. Ada beberapa alasan mengapa ia optimis:
• Pembalap Penguji 850cc: Ducati telah mempercayakan Bulega sebagai salah satu pengembang prototipe motor 850cc untuk regulasi baru MotoGP 2027.
• Faktor Ban Pirelli: Mulai 2027, MotoGP akan beralih ke pemasok ban Pirelli, yang sangat familiar bagi Bulega selama berkarier di WSBK.
Namun, jalan menuju tim pabrikan Ducati diprediksi buntu karena posisi Marc Marquez dan Pedro Acosta dilaporkan sudah terkunci untuk musim 2027.
Ketidakpastian ini memicu rumor bahwa Bulega mungkin akan mencari peruntungan di luar ekosistem Ducati. Martinelli menegaskan bahwa jika tidak ada jaminan kursi, mereka siap melakukan evaluasi total dan mempertimbangkan pabrikan lain.
• Aprilia Trackhouse muncul sebagai salah satu kandidat potensial jika Bulega memutuskan hengkang.
• Kekosongan di tim satelit lain seperti Gresini Racing atau VR46 juga terus dipantau, meskipun persaingan dengan talenta Moto2 seperti Daniel Holgado dan Fermin Aldeguer tetap ketat.
Bagi Bulega, cara terbaik untuk membuktikan kelayakannya adalah dengan mengunci gelar juara dunia WSBK 2026. Dengan absennya rival kuat seperti Toprak Razgatlioglu yang sudah lebih dulu pindah ke MotoGP, Bulega memikul beban sebagai favorit utama juara dunia sekaligus "alien" baru Ducati di ajang superbike.
Kini, bola panas ada di tangan petinggi Ducati, Gigi Dall'Igna. Apakah dominasi di WSBK cukup untuk membawa Bulega bersaing dengan para elite MotoGP di era 850cc mendatang?

0 Komentar