Duka Menyelimuti Kompas TV: Nur Ainia, Sosok di Balik Layar Berpulang dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Source: KompasTV

BEKASI – Keluarga besar media nasional Kompas TV tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu karyawan terbaiknya, Nur Ainia Eka Rahmadyna, yang akrab disapa Ain, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban dalam insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026)

Peristiwa memilukan ini terkonfirmasi pada Selasa (28/4/2026), setelah sebelumnya korban sempat dilaporkan hilang kontak oleh pihak keluarga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ain mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang selepas menjalankan tugasnya di kantor Kompas TV, Palmerah, Jakarta Pusat.

Kecemasan keluarga bermula pada Senin malam, ketika Ain tidak kunjung memberi kabar. Biasanya, Ain memiliki kebiasaan rutin untuk mengirim pesan kepada keluarganya sekitar 20 menit sebelum tiba di stasiun tujuan. Namun, pada malam nahas tersebut, ponselnya tidak dapat dihubungi dan tidak ada pesan yang diterima.

Pencarian dilakukan secara intensif oleh pihak keluarga dan rekan kerja. Identitas Ain akhirnya terkonfirmasi melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian yang memperlihatkan pakaian terakhir yang dikenakannya saat berangkat kerja, yang sangat dikenali oleh rekan-rekan satu timnya

Ain bukanlah sosok baru di Kompas TV. Ia telah mendedikasikan dirinya selama 11 tahun sebagai News Production Support. Tugasnya sangat krusial, ia adalah orang yang memastikan setiap judul tayangan (grafis) dan visual yang sampai ke layar kaca penonton dalam program-program utama seperti Kompas Petang dan Sapa Indonesia Malam tersaji dengan sempurna.

Dalam siaran duka di Kompas TV, rekan-rekan kerjanya mengenang Ain sebagai pribadi yang sangat teliti, ceria, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Tidak hanya baik kepada sesama rekan kerja, ia juga dikenal sebagai penyayang binatang yang sering memperhatikan kucing-kucing di sekitar lingkungan kantor.

Direktur Utama Kompas TV, Rosianna Silalahi, tampak hadir langsung di rumah duka untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga. Dalam suasana penuh haru, Rosi mencoba menguatkan keluarga yang ditinggalkan atas musibah yang tidak terduga ini.

"Tentu ini adalah sebuah pukulan bagi keluarga besar Kompas TV yang merasa sangat kehilangan. Ain adalah bagian penting dari keluarga kami," ungkap narasi dalam laporan berita tersebut.

Kepergian Ain meninggalkan lubang besar di ruang produksi Kompas TV. Dedikasinya selama lebih dari satu dekade menjadi bukti nyata profesionalisme seorang pekerja media di balik layar. Selamat jalan, Ain. Dedikasimu akan selalu dikenang oleh pemirsa dan seluruh keluarga besar Kompas TV.

Posting Komentar

0 Komentar