LONDON – Manajemen Chelsea FC resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja dengan pelatih kepala mereka, Liam Rosenior, pada Rabu (22/4/2026). Keputusan drastis ini diambil setelah rentetan hasil buruk yang membuat The Blues terlempar dari persaingan papan atas Liga Inggris.
Rosenior, yang baru ditunjuk pada Januari 2026 untuk menggantikan Enzo Maresca, tercatat hanya memimpin klub selama kurang lebih 107 hari. Perpisahan ini menjadikannya salah satu manajer dengan durasi jabatan terpendek di era kepemilikan Todd Boehly dan Clearlake Capital.
Rentetan Kekalahan Jadi Pemicu
Puncak kekecewaan manajemen terjadi setelah Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di liga domestik. Laga terakhir Rosenior berakhir tragis saat Chelsea dibantai 0-3 oleh Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge akhir pekan lalu.
Meski awalnya Rosenior diikat kontrak jangka panjang hingga tahun 2032, performa tim yang tidak menunjukkan progres memaksa petinggi klub mengambil langkah tegas demi menyelamatkan sisa musim.
Pesangon Fantastis
Pemecatan ini dikabarkan memakan biaya kompensasi yang sangat besar. Mengingat kontraknya yang baru berjalan empat bulan dari durasi enam tahun, Chelsea dilaporkan harus membayar pesangon sebesar £24 juta (sekitar Rp557 miliar) kepada pelatih berusia 41 tahun tersebut.
Siapa Penggantinya?
Hingga saat ini, pihak klub belum mengumumkan siapa yang akan menjadi pelatih sementara (interim). Namun, beberapa nama mulai dikaitkan dengan kursi panas di Stamford Bridge, termasuk kembalinya legenda klub, Frank Lampard, atau pencarian manajer berpengalaman dari luar Inggris.
"Klub ingin berterima kasih kepada Liam atas dedikasinya selama ini dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," tulis pernyataan resmi Chelsea di laman klub.

0 Komentar