Seskab Teddy: Pemerintah Pulihkan Aset Negara Rp370 Triliun dan Tegaskan Stabilitas Nasional Terjaga

Source: Sekretariat Presiden

JAKARTA, 10 April 2026 – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers resmi di Istana Kepresidenan, Jakarta, guna mengulas sejumlah capaian strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dalam keterangannya, Seskab menyoroti keberhasilan pemberantasan korupsi, stabilitas ekonomi nasional, hingga merespons isu-isu terkini yang berkembang di masyarakat.

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah penyerahan uang tunai senilai kurang lebih Rp11,4 triliun hasil denda pelanggaran hukum dan korupsi di kawasan hutan. Seskab menjelaskan bahwa sejak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) setahun yang lalu, pemerintah telah berhasil mengembalikan total uang tunai sebesar Rp31,3 triliun ke kas negara.
"Ini adalah bukti nyata aksi tegas dan konkret pemerintah Bapak Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi. Selain uang tunai, aset senilai kurang lebih Rp370 triliun juga telah berhasil diamankan," tegas Teddy Indra Wijaya.

Selain itu, Menanggapi isu yang menyebutkan Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat, Seskab secara tegas membantah narasi tersebut. Ia menyatakan bahwa kondisi nasional sepenuhnya terkendali.
Sebagai bukti stabilitas, ia memaparkan bahwa di tengah konflik global yang memicu kenaikan harga energi dunia, Presiden Prabowo tetap memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi guna menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, indikator keberhasilan terlihat dari suksesnya penanganan arus mudik dan stabilitas harga kebutuhan pokok selama dua kali masa Lebaran terakhir yang berjalan lancar dan aman.

Seskab juga menyinggung fenomena yang ia sebut sebagai "inflasi pengamat," di mana banyak pihak memberikan pernyataan yang tidak berbasis fakta dan cenderung menciptakan kecemasan publik.
"Boleh berbeda pendapat dan memberikan kritik, namun jangan sampai memberikan pernyataan yang mengarah pada kecemasan. Faktanya, lebih dari 96 juta warga tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Bapak Presiden," tambahnya.

Terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi di Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Seskab menegaskan bahwa pemerintah sangat terbuka terhadap proses hukum. Presiden selalu menekankan bahwa siapa pun yang terbukti bersalah harus menjalani pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengenai diplomasi luar negeri, Seskab menginformasikan rencana kunjungan Presiden ke beberapa negara dalam waktu dekat untuk membahas kerja sama energi. Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga tengah memantau laporan mengenai warga negara Indonesia di Iran serta terus mengevaluasi penempatan pasukan perdamaian TNI di bawah mandat PBB.

Posting Komentar

0 Komentar