TEXAS — Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, resmi menobatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra. Rekor fantastis ini tercipta setelah sang megabintang memborong dua gol untuk membawa Argentina menang 2-0 atas Austria dalam laga lanjutan Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Texas, Senin (22/6/2026).
Dengan tambahan dua gol tersebut, Messi kini mengoleksi total 18 gol di panggung Piala Dunia. Catatan ini resmi melampaui rekor legendaris milik mantan striker Jerman, Miroslav Klose, yang bertahan dengan 16 gol.
Sempat Gagal Penalti
Pertandingan sejatinya dimulai dengan drama pada menit ke-9. Argentina mendapatkan hadiah penalti, namun eksekusi Messi berhasil digagalkan oleh kiper Austria, Alexander Schlager. Kendati demikian, kegagalan tersebut tidak meruntuhkan mental skuad asuhan Lionel Scaloni. Argentina terus mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 54 persen di sepanjang laga.
Pertandingan sejatinya dimulai dengan drama pada menit ke-9. Argentina mendapatkan hadiah penalti, namun eksekusi Messi berhasil digagalkan oleh kiper Austria, Alexander Schlager. Kendati demikian, kegagalan tersebut tidak meruntuhkan mental skuad asuhan Lionel Scaloni. Argentina terus mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 54 persen di sepanjang laga.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Berawal dari pergerakan Thiago Almada yang mengecoh lini pertahanan Austria, bola dikirimkan kepada Facundo Medina. Medina kemudian melepaskan umpan matang yang langsung disambar oleh tendangan first-time kaki kiri Messi. Gol tersebut disambut gemuruh histeris penonton di stadion dan menandai momen pecahnya rekor dunia.
Kunci Tiket 32 Besar
Memasuki babak kedua, Austria mencoba keluar menyerang melalui motor serangan Marcel Sabitzer. Namun, disiplinnya lini belakang Albiceleste yang dikomandoi Cristian Romero membuat Austria frustrasi dan hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.
Memasuki babak kedua, Austria mencoba keluar menyerang melalui motor serangan Marcel Sabitzer. Namun, disiplinnya lini belakang Albiceleste yang dikomandoi Cristian Romero membuat Austria frustrasi dan hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.
Saat laga tampak akan berakhir dengan skor tipis, Messi kembali menunjukkan magisnya di masa injury time (90+5'). Memanfaatkan bola muntah di area kotak penalti, pemain berjuluk La Pulga tersebut dengan tenang menyarangkan bola untuk mengunci kemenangan menjadi 2-0.
Kemenangan ini tidak hanya menorehkan tinta emas bagi karier pribadi Lionel Messi, tetapi juga memastikan langkah sang juara bertahan, Argentina, mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

0 Komentar