FIM Resmi Larang Perangkat Holeshot Mulai GP Assen 2026 demi Keselamatan Pembalap

MotoGP - Otoritas tertinggi balap motor dunia, Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) bersama Komisi Grand Prix, resmi memberlakukan larangan penggunaan perangkat pengatur ketinggian suspensi depan (Front Ride Height / Holeshot Device) di kelas utama MotoGP. Aturan darurat ini mulai diterapkan secara instan pada gelaran GP Belanda di Sirkuit Assen, akhir pekan ini.
Keputusan krusial yang juga disepakati oleh IRTA, MSMA, dan Dorna ini diambil di tengah musim berjalan demi merespons isu keselamatan pembalap (rider safety) yang kian mengkhawatirkan. Langkah mendadak ini memajukan rencana awal FIM yang semula baru akan menghapus teknologi tersebut pada perombakan regulasi besar-besaran di tahun 2027 mendatang.
Rentetan Kecelakaan Jadi Pemicu Utama
Langkah intervensi regulasi ini dipicu oleh serangkaian kecelakaan hebat di tikungan pertama (Turn 1) sesaat setelah bendera start dikibarkan sepanjang paruh pertama musim 2026.
Insiden parah di GP Catalunya yang membuat musim balap Johann Zarco berakhir lebih awal akibat cedera, serta tabrakan beruntun lima pembalap di GP Hungaria, menjadi alarm keras bagi Komisi Keselamatan. Perangkat holeshot depan terbukti membuat motor meluncur terlalu cepat di lintasan lurus, namun membuat sistem pengereman menjadi tidak stabil dan kaku saat pembalap harus bermanuver di tikungan pertama.
Mayoritas pembalap satu suara mendukung regulasi baru ini setelah mereka melakukan uji coba start tanpa holeshot device depan pada sesi latihan ekstra di GP Ceko sebelumnya.
Perubahan Layout Grid dan Batasan Pabrikan
Selain menghapus holeshot depan, FIM juga menerapkan dua perubahan regulasi penting lainnya untuk meminimalisir risiko balapan:
  • Pelebaran Jarak Grid Start: Mulai seri berikutnya di GP Jerman, jarak vertikal antar baris pada starting grid diperlebar dari 3 meter menjadi 4 meter. Langkah ini berlaku untuk semua kelas (MotoGP, Moto2, dan Moto3) demi memberikan ruang reaksi yang lebih aman bagi pembalap.
  • Pembatasan Motor Pabrikan: Menatap masa depan, Komisi Grand Prix juga mengesahkan aturan baru untuk musim 2028, di mana setiap pabrikan hanya diizinkan memasok maksimal 6 motor di grid (1 tim pabrikan dan 2 tim satelit) guna mencegah dominasi mutlak satu merek.
Dengan hilangnya alat bantu mekanis di bagian depan motor mulai akhir pekan ini di Assen, jalannya lepas start MotoGP dipastikan akan kembali menguji kemurnian insting, kontrol kopling manual, serta keahlian murni dari masing-masing pembalap.

Posting Komentar

0 Komentar